Tag

Sukurlah kami diberi rezeki untuk bisa memiliki rumah sendiri, meski berat tapi menurut kami itu adalah sesuatu hal yang harus diusahakan atau diprioritaskan terlebih dahulu untuk para keluarga baru. Berbagai pertimbangan diperlukan untuk membeli rumah. Awalnya kami berfikir untuk mencari rumah second, tapi ternyata semuanya tidak gampang karena sepertinya mencari rumah seperti mencari jodoh wehehe.. Harus sesuai dengan keinginan dan kita merasa nyaman berada di rumah tersebut. Lha iya… Lha wong kita beli rumah untuk mewujudkan hidup berumah tangga yang damai dan selalu merasa nyaman ketika kita berada di rumah bersama orang2 terdekat kita yaitu suami dan anak. Akhirnya pilhan jatuh pada perumahan, karena setelah menunggu sekian lama tidak ada rumah second yang berjodoh dengan kita. Perumahan Graha Kirana, itu namanya… Lokasinya masi di kota dan aksesnya gampang kemana-mana, lagian Madiun juga kota kecil yang mau kemana aja dekettt dan bisa ditempuh dengan waktu yang singkat! Beda banget sama Malang sekarang2 ini yang udah gak beda jauh sama Surabaya ato Bandung… Macetttttt!

Urusan rumah gak ada habisnya, musti benerin ini benerin itu dan satu kendalanya musti saving dulu baru bisa jalaninya secara kebutuhan lainnya juga banyaks. Masi banyak list kepengenan deh klo untuk rumah, misalnya nih ya :
1. Benerin atap dan plafon yg masi belum beres, karena masi ada yg bocor hehe.. Yang ini kayaknya prioritas utama deh!
2. Benerin tembok yang gak tau karena salah konstruksi ato karena materialnya gak bener jadinya gampang banget berjamur dan lembab! Duh yg ini mesti banget dibenerin karena selain jadi kotor dan merusak pemandangan juga gak bagus buat kesehatan. Apalagi nanti klo anakku uda pindah kesana waaa.. Kasian ntar! Yang ini juga prioritas utama kedua, karena biayanya lebih mahallll..
3. Bikin kitchen set! Wahahaha kalo yang ini mah obsesi mamanya, hehe bercita-cita sampe kebawa mimpi bisa mewujudkan punya dapur minimalis yang semuanya tertata rapi dan mudah menjangkau segala sesuatu pas masak. Sampe kepikiran menerapkan konsep 5S di dapurku nanti hihihihi… Yah aku sih gak pinter2 amat masak, tapi suka masak dan praktek bikin2 kue gitu..
4. Bikin kanopi buat teras, juga yang model2 minimalis juga, karena rumahnya sejak awal wes minimalis begitu…
5. Beli beli perabot untuk isi rumah yang warnanya semuanya senada dengan konsep minimalis dan tentunya semua perabotnya harus menjunjung tinggi azas efektifitas dan fungsional yang gak menuh2i ruangan.. Secara rumahnya kan gak luas2 amat tapi kita pengen masi berasa lega untuk beraktifitas di dalamya. Nah.. Untuk poin yang ini duwit yg dibutuhkan banyak bangettt.. Jadi musti bersabar mengumpulkannya xixixixi..

Test rumah-rumahan… Yap beberapa hari yang lalu kita mencoba maen rumah-rumahan hihihi, maksudnya sih kita tinggal bertiga aja di rumah kita dan mengerjakan sesuatunya sendiri. Ya mengurus si Dasha ya membuatkan sarapan Pak Jurek (meski ada hari yg masakanku super asin wkwkwkwk… Maap beib) ya beberes rumah semuanya dikerjakan sendiri. Dan ternyata alhamdulillah bisa kok… Belum lagi ditunjang dengan si Dasha yang selama itu jadi anak manis yang gak pernah merepotkan mamanya. Luv u… Dashong!

Everything was just fine, except… The Temperature! Soooo hoooootttttt! Buset dah, Madiun puanasss pol! Tiada hari tanpa keringetan dan ndrumus…buat aku dan dasha. Huhu berarti wish list untuk rumahnya nambah satu lagi : AC! Paling tidak untuk di kamar aja deh.. Biar masi bisa istirahat dengan nyaman..

Apapun ceritanya, tapi inilah rumah kami. Masi banyak kekurangan tapi kami sudah amat sangat bersyukur karena kami sudah punya rumah sendiri tempat bernaung dan tempat kami membagi kasih sayang. Semoga kami sekeluarga diberi kemudahan, berkah dan selalu dikelilingi kebahagiaan di rumah kami ini. Amin.

rumah dasha

rumah dasha